Adheaven - Webpreneur, Futurist and Technologist

The official Natali Ardianto blog

07 June 2009

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu

Ayat dari Matius 7:7 ini selalu menjadi peganganku. Ibu gwe selalu mengatakan bahwa beliau dari kecil selalu "meminta" pada Tuhan, dan Tuhan selalu akan memberikan cara untuk memenuhi permintaannya. Semisal, waktu masih SMA my mom minta bisa merasakan salju. Who knows ternyata kita mendapat kesempatan tinggal di Amerika selama 2 tahun, merasakan dua kali winter dan merasakan dinginnya Colorado mountain sampai kapok.

My mom waktu muda juga meminta bisa punya tabungan 1 milyar. Padahal saat itu aja gwe yang masih bayi sempat diminumin air tajin, juga punya suami dari keturunan petani di Klaten. Siapa sangka JC memberikan cara yang benar-benar unik, seperti my dad dapet beasiswa for higher education, sempat dipindah-pindahkan ke palu, surabaya bahkan bangka, tapi diberi kebijaksanaan dan menjadi kepercayaan pak ECW Neloe, sehingga menjadi SVP di sebuah bank pemerintah terbesar di Indonesia itu.

Begitu pensiun, semuanya berubah tiba-tiba, karena dapetnya ya dari uang pensiun saja. Lalu my mom meminta lagi supaya my dad tidak devastated pada perubahan itu, eh ngga dinyana teman my dad ngasih kerjaan ngajar 8x sebulan. Tapi walaupun statusnya semacam "guru" atau "instruktur", tapi bayarannya ngga cuman 1 juta per hari kek gwe ngajar freelance dulu. Pokoknya pajak tahunannya aja 100 juta lebih deh. Ndak jadi stress deh.

Kedengarannya seperti gwe bragging about my family. Well that's for the apathyical people. Kalau kalian berpikiran positif, yang bisa diambil disini adalah "aim high". Cita-cita itu jangan cuma "ah saya ingin bikin toko kecil-kecilan saja", atau "ah kerja jadi staff ini saja sudah cukup". Kalau elo berkata itu, maka JC akan memenuhi harapan elo itu!

Mintalah di segala situasi. Gwe percaya JC akan sangat senang jika umatnya meminta ke Dia, bukan ke dukun, peramal atau bahkan berhala. Waktu Nie hamil Vica, dalam pikiran gwe berkata, "dear JC, gwe butuh mobil 7 seater nih, buat my two babies and the baby sitters, biar muat." And voila, ngga sampai hitungan bulanan, gwe ketemu dengan pak Lody, sepupunya teman kantor istri gue yang orangnya sangat-sangat helpful, membantu banget dalam mencarikan pembeli untuk mobil Corolla lama gue, lalu mencarikan vendor untuk mobil idaman gwe itu, dan memperkenalkan dengan pak Nasir dari BCA Finance. Gwe cuma tatap muka sama pak Nasir 2 kali, dan sekali ngobrol via telp, dan urusan kredit selesai. Dan gwe kerjaannya sih cuma tanda tangan doank! Betapa dipermudah oleh JC!

Masih banyak lagi, seperti ketika kita baru menikah, masih di pondok mertua indah (well actually my mom's house), Nie pengin mandiri jadi cita-citanya bisa tinggal di rumah sendiri biar bisa main rumah-rumahan. Siapa sangka ngga sampai 3 bulan, tante gwe dibelikan rumah oleh pakde gwe, jadi rumahnya kosong. Gwe boleh pake secara gratis! Ajaib ngga tuh?

Lagi, karena kita ngga nyaman tinggal di rumah orang (ngga pake bayar lagi!), jadi kita "minta" lagi rumah yang bisa kita beli. Iyah, yang bisa dibeli, bukan kontrak, karena rumah yang dibeli adalah asset, tapi rumah yang dikontrak adalah cost. Jadi kita secara eksplisit meminta JC untuk dapet rumah yang bisa dibeli. Siapa nyana, nemu rumah yang orangnya ingin buru-buru jual (karena udah stress anaknya narkoba semua). Di waktu yang berdekatan, kita ngga sengaja ketemu dengan pak Ardah dari Bank Niaga Syariah yang bisa membantu kredit rumahnya, a very helpful person from A to Z. Rumah diestimasi buat kredit, dapetnya Rp 375 juta, padahal waktu itu kita belinya cuma setengahnya saja. What a bargain! Kalau di jual malah sudah untung 2x lipat!

Sudah gitu ya entah kenapa koq kita diarahkan oleh JC ke Bank Niaga Syariah. Ternyata dalam syariah itu ngga boleh ngambil riba, jadi jika suku bunganya lagi naik setinggi apa pun (seperti contohnya suku bunga tahun 1998 yang sampai 65%!), maka kita bukannya harus bayar cicilan setinggi itu, tapi cuma termin pembayarannya diperpanjang. Dan kalau sudah turun lagi, ya terminnya diperpendek. Benar-benar bikin pikiran ces pleng ngga tuh? Mau krismon apa pun, cicilannya tetap, ngga perlu takut rumah disita gara-gara ngga mampu bayar bunga. Sudah gitu kalau telat bayar, uang dendanya bukan buat Bank, tapi buat donasi. Kapan lagi telat bayar malah dapet pahala hihihihi.

Lagi. Istriku pengiiin banget ngajak gwe ke Singapura, karena terakhir dia ke S'pore ya sama temennya aja. Lagipula gwe kalau diajak kemana-mana aja selalu males (maksudnya males ngeluarin uangnya hahaha). Nah ngga dinyana istri dapet bonus dari tours and travel yang dia gunakan dulu, and we get free airline tickets and hotels. Gimana gwe bisa menolak istri kalau ya sudah dapet freebies gitu? :P

Sebelum ke S'pore kita pengiiin banget ngajak Michelle dan Vica berenang, karena terakhir kali berenang, Michelle senang banget. Vica kalau di kamar mandi juga paling doyan ngubek-ngubek air. Jadi ya janjinya setelah balik dari S'pore ngajak babies berenang. Ngga disangka, hari kamis kemarin dapet SMS dari Telkomsel buat pengguna Flash, dapet tiket gratis buat ke Waterboom. Waktu di telpon CS-nya, dibilangnya tiketnya cuma buat dua orang, gwe bilang gwe maunya 4 orang. Dia tanya apa istri pake telkomsel juga, gwe bilang iya karena istri pake t-sel flash juga buat bisnis onlinenya. Alhasil dapet tiket buat 4 orang. Actually gwe minta 4 tiket karena babies gwe ngga bisa gwe ajak pergi kalau ngga bawa nanniesnya. Kapok bow pergi tanpa nannies, bukannya menikmati malah capek ngurus bayi hehehe (curcol).

Panjang banget jadinya. Intinya, tidak ada yang namanya "permintaan" kecil dan permintaan besar. Tapi ada yang namanya "salah minta", seperti "gwe sudah cukup puas dengan kerjaan ini." Minta more and more, gwe percaya elo bakalan dikasih deh. Tapi tentu ada syaratnya. Elo harus baik di mata Tuhan. Ngga boleh jahatin orang, melakukan hal yang elo sendiri tahu itu salah, walau itu buat kesenangan sendiri, tapi intinya merugikan orang lain. Be nice to other people. Respect other people life and privacy. Sisanya akan datang dengan sendirinya.
"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." - Matius 7:7, Alkitab Terjemahan Baru
Bahkan, di alkitab "The Message Bible", tulisannya setajam ini:
"Don't bargain with God. Be direct. Ask for what you need."
Ini artinya jangan membuat syarat-syarat dengan Tuhan. Misalnya: "Jika Tuhan membuat saya sukses, saya akan membantu kaum dhuafa." Ini artinya mencobai Tuhan, and He don't like it. Trust me. Kalau minta ya minta. Kalau melakukan kebaikan ngga usah pakai syarat-syarat.

Connected links:

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home