31 Mei 2007

What's your 404

1 komentar
Tahu khan 404? Itu lho kalau page not found, maka errornya dikasih kode 404. Nah 404 untuk ardianto.com dan adheaven.com adalah ini. Coba di klik deh. Kalau elo, error 404-nya seperti apa? Kasih tahu yeh.

25 Mei 2007

SOB!

4 komentar
Hehehe tebak hayo singkatannya apa? :P Well melanjutkan cerita sebelumnya yang tender-tenderan itu. Jadi kita udah presentasi (my team and the other team) lawan satu team saingan. And you know what? Against all odd, 2 lawan 1 yang menang yang satu ini!

Imagine how furious I felt. Rese banget deh. Jadi khan pengerjaannya untuk sebuah CBT (computer based training), baik dari segi aplikasi webnya, juga classroom, software dan hardware. Nah saingan kita itu masang Linux di masing-masing PC klien yang berjumlah 31 buah itu. Damnit! Padahal di presentasi sudah gwe bilang:Pak, kenapa kita tetep keukeh dengan sistem operasi Windows over Linux adalah dari segi kenyamanan penggunaan pak. Pertama ndak perlu cari-cari driver untuk Wirelessnya (yang notabene drivernya harus khusus karena pake teknologi Super-G 108 Mbps dan Access Pointnya juga pake SpeedBooster yg 30% lebih cepat pula), jadi dikhawatirkan kalau pakai Linux, kecepatannya akan standar-standar aja (alias kecepatan G yang 54 Mbps).

Kedua, driver printer, driver monitor, dan driver-driver lainnya juga harus dipikirkan. I know I know khan masing ada driver 'generic'. Well kalau standar kualitas anda adalah 'generic', ya silahkan saja. Sama saja kaya kita nawarin pergi ke Dufan, eh mintanya ke taman menteng aja yang gratis. Padahal ini kita juga yang budgetnya kepotong dengan beli 31 license Windows XP. Untungnya di anda. Lha bayangkan saja, mo nancep USB Thumb Drive saja harus pake berdoa! Apalagi external HDD, lebih wassalam lagi tuh. Masa mo nambah USB aja pake mount-mount segala?

Ketiga, adanya e-classroom ini, dimana komputer guru bisa melihat dan mengontrol komputer siswa, kita memanfaatkan NetSupport. Lagi-lagi kita rela budget kita kepotong buat beli 31 license NetSupport. Kelebihannya? Bisa nyalain komputer dari jauh, bisa shutdown, bisa take over klien, bisa 'memaksa' klien lihat interface kita, bisa mencoret-coret tampilan screen (jadi bukan sekedar whiteboard yang coret-coret di boxscreen putih), bisa share audio atau maksa klien denger audio dari kita, bisa ini bisa itu. Pokoknya powerful dah. Eeehh sekarang mau pake OS Linux trus mo pake software apa tho mas? ( NetSupport School runs on: Win 95/8, Win NT , Win ME, Win 2000, 2003 and Win XP) Tuh makan tuh. Nanti e-classroom bukannya electonic-classroom tapi ecek-ecek-classrom.

Keempat, di dalam paket pengerjaan juga ada training administrator. Nah kalau training dasar administrasi Windows mah sehari kelarrrr. Kalau training Linux? Selamet aje yeee hehehehe. Youknowlah level kualitas orang government, gitu mo ditambahin kerunyaman sistem Linux yang harus pake bikin-bikin partisi swap segala. Mumet ndak tuh. Btw, ini based on my experience lho. Masa ngajar pakai aplikasi Joomla ke sebuah instansi pemerintah saja harus bolak-balik sampai ada 15x pertemuan (walau pulangnya dapet upeti terus hehehe). Beda dengan yang swasta, max 3x pertemuan udah kelar. Walau memang jujur aja, untuk memahami struktur Joomla/Mambo memang butuh tingkat pemahaman yang tinggi (baca: IQ cukup tinggi). Tapi harusnya kalau training lebih mudah menyerapnya daripada belajar sendiri.

Katanya, desainnya kalah bagus. WHAT? Please donk ah, masa desain di sebuah presentasi tender harus sekaliber dunia? Lagian desain 'sebenarnya' ya pas ngerjainnya donk. Btw sebenarnya level 'bagus' anda itu apa tho? Fyi, desainer yang saya pakai adalah Donny Kurniawan dari Doneeh.com yang baru saja menang Bubu Awards 2007 (menang Bubu 2x), juga Abby Hidayat dari AbbyHidayat.com yang juga kualitas desainnya top notch (see for yourself di portfolio site dia, bahkan RCTI.tv saja mencopy mock up yang kita buat, *ini bukan sekedar nuduh, ini ex-employee yang bilang, makanya dia quit* walau dicontek toh masih juga lebih jelek :P)

Katanya lagi, gwe ndak mempersiapkan animasi 3D yang diinginkan. Oh my gosh tadinya bilang bikin animasi 3D yg bertema kendaraan bermotor, trus ganti jgn yg bertema kendaraan bermotor (malah, tentang jeruk?) lha ya gimana kita mo ngerjain kalau disuruhnya juga ndak konsisten. Yawis deh begitulah jadinya.

Well, sudahlah. Yg Tegal biarlah tetap di Tegal. Sekarang Bali!!! Yeee :P Semalem pulang sampai rumah jam 2.30 buat bikin dokumen tender Deplu. Sampai di rumah disambut istri yang masih bangun nungguin aku. Owww tow tweeett....

Note: Gwe bukan anti Linux dan pro Windows. Gwe hanya berdasarkan practicality saja. Kalau ada budgetnya, kenapa pilih yang susah? Orang teknis disuruh benerin Windows dikasih gocap aja mau, tapi orang teknis disuruh benerin Linux mah gopek aja belum tentu kelar sehari.

Seperti yang pernah bapaknya Kristian dan Handoko pernah bilang: Kenapa pilih yang susah kalau ada yang gampang? Gimana mo jualan kalau bikinnya aja lama? (Gwe ngga inget nama bapak itu, ingetnya nama softwarenya Krishand, software accounting berbasis VB6 yang lumayan terkenal. Beliau padahal orang BCA pusat lho, tapi masih sempat bikin software accounting sendiri dan jualan!)

16 Mei 2007

How fast can you type?

3 komentar
Mine was:
79.37 wpm
342.63 cpm

11 Mei 2007

Hotel Puerta America Madrid

0 komentar
Friggin fantastic hotel! Setiap lantainya didesain oleh desainer yang berbeda-beda! Go check the website out untuk liat detailnya! Tinggal pilih lantainya (dari lantai -1 sampai 13) dan nanti di bagian bawah ada angka 1 s/d dst untuk lihat gambar-gambar ruangannya.

09 Mei 2007

How to create a better CV (was: Recaps for the last few weeks)

8 komentar
Well, sudah agak lama juga ndak posting. Lagi sibuk-sibuknya nieh. Jadi ceritanya kita lagi tender untuk sebuah proyek di antah berantah. Ketika pendaftaran, yang masuk 40-an. Setelah memasukkan dokumen administrasi, yang masuk 7. Setelah aanwijzing, yang masukin dokumen penawaran 5. Dari 5, yang lolos (ndak kena diskualifikasi) 3, dan dari 3 itu 2 punya kita. :D

Usaha yang ndak sia-sia. Secara hari Sabtu dan Minggu masuk ke kantor, dan pulang rata-rata jam 11 malam. Benar-benar nieh proyek harus goal, kalau engga gwe bisa ngamuk hehehehe. Tapi perjuangan belum selesai, karena Selasa Rabu masih harus presentasi, dan berarti harus nyiapin presentasi. Wish us luck guys.

Untungnya, tender yang satunya lagi sama persis dengan yg ini, jadi ya tinggal copy paste saja :P.

Anyway, hari Kamis sebelumnya gwe interview (huehehe ada orang kantor yang mbaca ini gak yah? :P) di PricewaterhouseCooper. Pake ada test segala, bahasa Inggris (60 soal dalam 60 menit), logic (100 soal dalam 60 menit) dan teknis (10 soal dalam 30 menit). Yah I think I've done a pretty good job there. Juga interviewnya yang menyenangkan. Diinterview tiga orang yang menurut gwe pertanyaannya benar-benar smart.

Ada satu yang benar-benar nempel di otak gwe. Kamu pengin jadi kepala tikus atau ekor gajah? Maksudnya, kamu memilih untuk menjadi seorang C-level (atau manager) di sebuah perusahaan kecil atau menjadi staff di perusahaan besar? Heummm I think this is an easy question, I would go with ekor gajah, karena nantinya ya tujuannya ke kepala gajah juga tho. Kalau sudah di kepala tikus ya sudah tidak bisa maju lagi kecuali ya gwe benar-benar kerja keras ngebesarin company ini (ini dari pandangan seorang manager yang tidak punya share di company ini, beda lagi kalau company ini milik gwe).

Yah tapi itu cuma happy go lucky saja, karena aku dan Nie sudah membuat semacam balanced score card *lirik pak Riri* untung-ruginya kalau I move to that company. Hasilnya? Rahasia :). Lucunya waktu itu ngirim CVnya jam 12.30, dan tahu-tahu ditelpon jam 14.30! Wow what a record! Hanya dalam dua jam langsung ditelpon.

Sedikit tambahan untuk rekan-rekan yang sedang nyari kerja dan ngelamar-ngelamar. Ini tips dari gwe:
  1. Buat CVmu sebagus mungkin. Kalau pengalaman kamu masih kurang, ya setidaknya tampilan CVmu dibuat sebagus mungkin. I quote:
    "This research shows that reliable decisions about your site can be made in as little as 50 milliseconds (1/20th of a second), according to Canadian researchers. … A clean, professional, and fast-loading site can ensure that your first impression will be a good one. -BBC News, Jan. 16, 2006"
    Yes I know that this research adalah untuk website, tapi apa bedanya tampilan CV dan tampilan website. Menurutku sama saja. IMHO, based on my experience in opening job vacancies baik waktu itu di Inixindo maupun di My Consulting ini, tampilan CV yang bagus membuat orang-orang HRD itu eager to read. Kalau tampilannya STD saja, ya orang-orang HRD akan menganggap isinya sama saja. Yang dibaca paling pendidikan (UI, ITB atau bukan) dan berapa jumlah pengalaman kerjanya saja, bukan detail deskripsi yang elo buat di masing-masing point pengalaman kerja tersebut. Setelah itu di skip. Kalau stuck ternyata CV yang bagus jumlahnya sedikit, baru orang-orang HRD akan membaca ulang entry-entry sebelumnya.

    Kalau dibilang "Koq jahat banget ndak dibaca hanya gara-gara tampilannya kurang?" Well kamu harus jadi orang HRD dulu untuk tahu jawabannya. Karena CV yang masuk itu puluhan bahkan ratusan. Kira-kira decision seseorang itu bagus atau tidak darimana? Ya dari tampilannya dulu donk. Ndak cukup lah waktu kalau harus dibaca satu-satu. Kalau dokumennya bagus, well at least he/she is good in Word right? Dan hari gini orang ndak bisa ngetik di Word? Ya ke laut aja. Lalu kalau ternyata CV yang di skip itu ternyata orangnya benar-benar bagus dan kompeten, trus gimana? Well then argumennya adalah, "We don't need unlucky people in this company." :)
  2. Beauty is in the eyes of the beerholder :P. Maksudnya ada baiknya CV itu diikutkan juga foto kamu. Pasti ada yang protes, hey orang nyari kerja adalah skillnya, bukan tampangnya. Well I know, tapi menurut elo ada yang mau gitu mengundang interview orang yang tampangnya kaya teroris, kriminal atau hardcore rocker? Kalau ndak ada foto elo, pasti orang-orang HRD pikir-pikir dulu, sama saja seperti kucing dalam karung. Kalau pun kamu diundang ya pastinya untung-untungan.

    Lalu, foto yang elo masukkan jangan foto box! Gosh we will find you ndak modal dan katro habis. At least pas foto, dan lebih bagus jika dibuat secara profesional, dalam arti lighting, exposure, komposisi, artistik dan make upnya bagus.
  3. Jangan kirim dalam bentuk Word! Yup format .doc itu memiliki resiko yang cukup tinggi. Pertama, beberapa program spam assasin dan antivirus cenderung menganggap file .doc itu berbahaya! Sama halnya dengan file .exe (Walau sudah elo kompress di file zip sekali pun. Coba saja nge-zip file .exe lalu dikirim via Gmail, dijamin diTOLAK walaupun ndak ada virusnya). Jadi solusinya, covert to PDF donk. Ndak tahu caranya? Googling donk. (hint: cari pdf writer atau kalau pakai Office 2007 tinggal download plugins PDFnya). Ndak mau khan CV elo ndak nyampe hanya karena diblok oleh program spam assasin. Perlu diperhatikan, program spam assasin akan menghapus file tersebut, dan elo tidak akan di-notify bahwa dokumen anda sudah di-alter.
    Lebih katro lagi kalau memang ternyata file .doc-nya ada virusnya. Bakalan disumpah ndak dapet-dapet pekerjaan deh loe. Hoiyah, kita juga deg-degan kalau buka file .doc apalagi dari pengirim tak dikenal (alias pelamar). Apalagi kalau ndak ada program antivirus, pasti bilang "nanti dulu deh bukanya, kali nemu yang lebih bagus." Trus elo jangan terlalu pede dengan menganggap file .doc elo bebas virus (apalagi kalau aksesnya lewat public places such as di kampus maupun di warnet).
  4. Think out of the box. Buat inovasi-inovasi di CV yang elo kirim. Kalau saya pribadi, saya melakukan perubahan di cover letter gwe. Coba bandingkan cover letter ini:
    Berkenaan dengan penawaran kerja dalam milis vacancy.com, dengan ini saya berminat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang ditawarkan sebagai...
    atau ini:
    Dear Sir,
    I'm interest in your opportunity for .... My name is ..., 34 years old.
    Menurut elo cover letter ini akan dibaca ndak? Well if you have hundreds of cover letter to read, well I don't think so. Well then make some changes donk! Contohnya ini:
    What do you get when you combine excellent academic background with great interpersonal skill and extensive knowledge in Information Technology?
    You will get those in me, Natali Ardianto.

    Lalu setelah itu bercerita excellent academic background didapat dari Ilmu Komputer UI, interpersonal skill didapet dari pengalaman ngajar 2 tahun, dan extensive knowledge in IT didapat dari posisi saat ini sebagai product development, gituh.
Well that's it. Sedikit pengalaman dari gwe, walau gwe juga ndak expert-expert amat. Tapi setidaknya bisa membuat kalian berpikir khan? :)